USU Dan Polda Sumut Jajaki Peluang Kerjasama

Medan–USU: Sumatera Utara merupakan miniatur Indonesia, karena di Sumatera Utara terdapat berbagai ragam suku bangsa yang khas dan saling mendominasi. Oleh karena itu, di Sumatera Utara tidak ada satu suku bangsa dan budaya yang dapat dikatakan lebih dominan diantara suku yang lain. Keadaan Sosial Budaya Sumatera Utara seperti ini memiliki kecenderungan potensi Konflik yang lebih besar bila dibandingkan dengan daerah lain. Demikian disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi ketika berkunjung ke Universitas Sumatera Utara pada (11/1/2017).

Kapolda 1“Sumatera Utara sebagai laboratorium Sosial yang besar, demikian kaya dengan kebudayaan, kaya dengan Sumber Daya Manusia, kaya dengan potensi konflik, dapat dikatakan sebagai miniatur Indonesia. Suku bangsa yang saling mendominasi di Sumatera Utara cenderung berpotensi Konflik jika dibandingkan dengan daerah lain. Lain hal di Jawa Barat misalnya, hampir segala suku ada disana, namun suku yang ada tersebut melebur menjadi sunda, baik budayanya, dialeg, bahkan bahasanya” ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza.

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza juga menjelaskan tentang pentingnya untuk mengelola konflik tersebut. “Jika konflik–konflik tersebut tidak dikelola dengan baik maka dikawatirkan justru akan menimbulkan konflik yang saling berhadapan dan saling menghancurkan satu sama lain. Jika hal ini terjadi tentu akan membuat tugas kepolisian menjadi tidak mudah. Oleh karena itu, diperlukan juga peran pemuka masyrakat, ulama dan pihak akademisi untuk bersama–sama mengelola potensi konflik yang ada” ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza.

Kapolda 2“Keadaan Sosial Budaya di Sumut kiranya juga menjadi hal yang menarik bila dapat di kaji oleh bidang ilmu yang terikait seperti ilmu budaya dan Antropologi. Sekaligus juga kami mengharapkan kiranya USU dapat bekerjasama dengan Polda Sumut dalam membantu mengidentifikasi konflik-konflik yang terjadi di Sumut melalui sudut pandang Ilmiahnya” demikian ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza.

Kunjungan Kapolda Sumut beserta rombongan disambut dengan baik oleh Rektor Universitas Sumatera Utara Prof Dr Runtung SH MHum di ruang Rektor USU gedung BPA USU. Turut hadir mendampingi Rektor USU, Wakil Rektor I Prof Dr Ir Rosmayati MS, Wakil Rektor II USU Dr. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked(OG), Sp.OG(K), Wakil Rektor III USU Drs. Mahyuddin, M.I.T, Ph.D, Wakil Rektor IV USU Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, MSME, Wakil Rektor V Ir. Luhut Sihombing, MP USU dan Sekretaris Universitas Dr dr Farhat MKed SpTHT-KL (K).

Kapolda 3Dalam sambutannya Rektor USU mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kapolda Sumut karena telah berkunjung ke Universitas Sumatera Utara. “kami ucapkan terimakasih kepada bapak Kapolda Sumut yang telah berkunjung ke USU, mudah–mudahan kunjungan ini dapat menambah keakraban antara USU dan Kepolisian Daerah Sumut” ungkap Rektor USU Prof Runtung.

Dalam pertemuan ini juga dibahas tentang kemungkinan kesempatan Polri untuk dapat belajar di Universitas Sumatera Utara. “saat ini memang sudah tidak ada lagi kelas Polisi di Fakultas Hukum, namun jika pihak Kepolisian menginginkan untuk diadakan kelas Polri , USU akan bersedia untuk membukanya kembali” ungkap Prof Runtung. (Humas/Andi).